AOSI Mengecam IIPA millis - newbie_hacker

---------- Pesan terusan ----------
Dari: Abidin M.Asyek
Tanggal: 19 Maret 2010 17:25
Subjek: (newbie_hacker) [OOT] AOSI Mengecam IIPA
Ke:


Maaf jika cross posting.
___________________


http://www.aosi.or.id/aosi-IIPA.php

AOSI Mengecam IIPA


ASOSIASI OPEN SOURCE INDONESIA

Jl. Buncit Persada No.1 Jakarta Selatan 12740

+6221-7972204 Fax. +6221-7945013

www.aosi.or.id


PERNYATAAN AOSI MENGENAI USULAN IIPA UNTUK MEMASUKAN INDONESIA KE DALAM
SPECIAL 301 WATCH LIST

______________________________

_____

No. 005/AOSI/LOS/III/2010

Bulan Februari 2010, International Intellectual Property Association (IIPA)
meminta U.S. Trade Representative (USTR) untuk memasukkan Indonesia, Brazil,
India, Filipina, Thailand dan Vietnam dalam "Special 301 watch list".
Alasannya antara lain adalah kebijakan pemerintah negara-negara ini untuk
mendorong penggunaan Open source Software (OSS) di Institusi Pemerintah.

Pemerintah Indonesia melalui Surat Edaran Menteri PAN Nomor:
SE/01/M.PAN/3/2009 menganjurkan Lembaga Pemerintah Pusat dan Daerah agar
menggunakan perangkat lunak legal, yang salah satunya adalah Open Source
Software atau OSS. Anjuran penggunaan Open Source Software ini dianggap
mendorong mindset yang tidak menghargai kreasi Intellectual Property dan
membatasi institusi pemerintah untuk memilih solusi terbaik untuk menjawab
kebutuhan organisasi dan kebutuhan rakyat Indonesia.

Sehubungan dengan permintaan IIPA tersebut, Asosiasi Open Source Indonesia
menyatakan sikap sbb:

• AOSI menyayangkan sikap IIPA sebagai salah satu lobby group dari Amerika
Serikat, yang telah berusaha menghalangi usaha Pemerintah Indonesia yang
justru ingin menghargai Hak atas Kekayaan Intelektual dengan menganjurkan
penggunakan perangkat lunak Open Source untuk menggantikan perangkat lunak
bajakan.

• IIPA telah berusaha mengaburkan keterbukaan dalam pilihan antara lain
penggunaan OSS, dengan cara menekan setiap usaha untuk mencari alternatif
dari keharusan menggunakan produk dari pihak tertentu dan menghindar untuk
bersaing secara sehat.

• Berbagai pihak, terutama Open Source Initiative (OSI) secara kategorik
telah menolak sikap IIPA tersebut, dan mengecam sikap tidak adil IIPA
terhadap OSS, dan menyebutnya sebagai kasus mencolok mata dalam penegakan
hukum yang selektif untuk menyembunyikan absurditas dari klaimnya dengan
sempitnya penerapan yang dilakukan (It is a blatant case of selective
enforcement, one which hides the absurdity of it's claims by the narrowness
of their application).

• AOSI sepakat dengan OSI bahwa tindakan IIPA tersebut lebih didasarkan atas
kepentingan tertentu, dan ketakutan atas inovasi serta model bisnis yang
baru dengan berkembangnya OSS di Indonesia.

• AOSI sepakat dengan organisasi sejenis dari Amerika Serikat yaitu Open
Source For America (OSFA) yang secara tegas mengecam sikap IIPA, serta
menyebut tindakan IIPA tersebut tidak bertanggungjawab dan menyesatkan.

• AOSI menghimbau agar Pemerintah dapat secara tegas menetapkan posisinya
terhadap tindakan IIPA tersebut, mengingat bila Indonesia dimasukkan ke
dalam Special 301 Watch List, dampaknya dapat berlaku pada bidang
perdagangan secara umum.

• AOSI menyerukan agar pemanfaatan OSS tetap digalakkan, karena dengan
menganjurkan penggunaan OSS, Pemerintah Indonesia tidak lain sedang berusaha
untuk menghormati Hak atas Kekayaan Intelektual dengan tidak membajak dan
menegakkan kemandirian dalam bidang TIK, tanpa menutup persaingan dengan
yang lain, meskipun IIPA telah menyudutkan Indonesia dengan menyebutkan
bahwa penggunaan OSS tidak mendorong inovasi dan telah menutup kesempatan
pihak tertentu untuk bersaing.

• AOSI mendukung Pemerintah Indonesia untuk terus mendorong anak bangsa
dalam melakukan inovasi dan kreasi dalam bidang TIK, untuk membentuk
kemandirian, membantu tumbuhnya perekonomian dan kelancaran jalannya
pemerintahan yang bersih serta ikut serta dalam membangun kesejahteraan
bangsa.

Jakarta, Maret 2010

Atas nama Komunitas Open Source Indonesia

Asosiasi Open Source Indonesia



--
Abidin M. Asyek


Please consider your environmental responsibility. Before printing this
e-mail ask yourself:- "Do I need a hard copy?"
Save our trees - don't print this e-mail unless absolutely necessary.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

!read the rule for your own good -> http://echo.or.id/tatatertib.txt
--------------- cut here --------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/newbie_hacker/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/newbie_hacker/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
newbie_hacker-digest@yahoogroups.com
newbie_hacker-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
newbie_hacker-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Comments :

0 komentar to “AOSI Mengecam IIPA millis - newbie_hacker”

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.


Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan). Jika komentar anda berupa pertanyaan, maka jika anda menggunakan opsi ini tidak akan ditanggapi. Lebih baik anda gunakan pilihan dibawah ini:


Jika ingin komentar anda tidak dipublikasi, silahkan klik disini

Masih kesulitan juga membuat komentar? silahkan klik disini

Recent Post Advanced